Trend Peralihan Sumber Energi, Indonesia Mampu Memimpin Dunia

Medan – kolomnusa.com : Tidak bisa dibantah, bahwa Indonesia mengalami lompatan era pembangunan yang begitu masive sejak dekade terakhir ini. Langkah-langkah pembangunan secara mendasar terus bergerak dan kongkrit memenuhi segala aspek kehidupan di masyarakat.

Beberapa yang paling mencolok dalam kegiatan pembangunan indonesia yaitu giatnya penyelenggaraan persiapan dalam penyediaan infrastruktur yang sangat gencar dan merata hampir di setiap daerah di kawasan ujung barat hingga ujung timur kepulauan Indonesia.

Hal tersebut merupakan kebutuhan mendasar dalam mempersiapkan sebuah kawasan yang akan masuk dalam sebuah kesibukan produksi dalam skala nasional, regional maupun internasional dan segera mendorong pergerakan ekonomi Indonesia menuju puncaknya.

“Infrastruktur yang disiapkan secara masive itu telah bisa dirasakan hampir di semua daerah di Indonesia. Malahan untuk kawasan timur Republik ini telah menjangkau daerah-daerah yang dulunya terisolir, sebenarnya merupakan kawasan yang berpotensi dalam hal perdagangan, tambang, serta pariwisata,” demikian Khairuddin Nst. SS. Ketua Majelis Kehormatan Forum Masyarakat Nusantara Indonesia (MKFMNI) Kota Medan dalam sebuah diskusi terbuka mengenai Perspektif Indonesia Maju, Kesiapan Potensi Daerah & Dukungan Masyarakat Nusantara, Minggu (12/7).

Dalam diskusi ilmiah yang dihadiri oleh unsur fungsionaris Pimpinan Nasional, Pengurus Sumatera Utara dan Kota Medan itu berjalan santai. Masing-masing utusan dalam kepengurusan forum memberikan analisis berdasarkan fakta di lapangan serta gejala real yang ada.

Salahsatu yang mengemuka dalam kegiatan diskusi tersebut adalah potensi Indonesia yang didukung oleh faktor-faktor geografis, kelautan dan sumberdaya alam tambang dan agro industri. Selain itu juga kesiapan sumberdaya manusia juga yang tidak kalah penting mengenai penguasaan iptek serta kultur optimisme kebangkitan nasional yang menjadi menguatkan arah fokus pencapaian.

“Prediksi mengenai beralihnya penguasaan teknologi dan pasar industri internasional dipicu oleh ketersediaan sumber-sumber kekayaan alam yang dimiliki. Ke depannya Indonesia InsyaAllah siap dalam penyediaan kebutuhan internasional akan penyediaan energi yang beralih dari ketergantungan dunia akan penggunaan minyak, menjadi revolusi energi ke arah penggunaan listrik,” demikian DF. Rangkuti SE. Ketua Umum Pimnas MKFMNI kepada kolomnusa.com.

DF. Rangkuti menambahkan, bahwa Hari ini bisa jadi ketergantungan dunia dalam menggerakkan roda perekonomian bergantung pada ketersediaan minyak dunia yang kian hari semakin menipis karena tidak terbarukan. Sementara trend dunia ke depan adalah penggunaan energi yang ramah lingkungan, terbarukan serta sustainable sebagai yang berkesinambungan untuk kelangsungan generasi mendatang.

Trend itu telah mulai sejak kejenuhan akan era industri era milenial yang kerap menimbulkan masalah terhadap keseimbangan alam serta ancaman bencana beberapa kawasan di belahan bumi ini yang hanya berorientasi kepada ekonomi perdagangan dan eksploitasi secara besar-besaran.

“Akibatnya, kita sangat terancam sebagai mahluk yang menjadi khalifah pewaris bumi ini. Lapisan ozon misalnya, kian hari menunjukkan kerusakan yang signifikan yang menyebabkan pertukaran cuaca dan iklim di beberapa kawasan negara-negara di dunia,” Kata DF. Rangkuti.

Masyarakat Nusantara, lanjutnya, sangat perduli akan kelangsungan masa depan generasi mendatang. Kita sebagai bangsa yang besar mampu menjadi pemimpin dunia dalam hal menjaga keseimbangan ekosistem yang ada. Orientasi perdagangan dan produksi terjamin melalui solusi penguasaan sumber energi terbarukan yang dimiliki oleh kekayaan alam kita.

“Langkah-langkah penguasaan sumber-sumber kekayaan alam Indonesia telah dirintis oleh Presiden Jokowi dengan penguasaan sejumlah potensi hasil tambang, seperti nikel, emas dan gas. Pengelolaan yang dilakukan secara mandiri oleh kegiatan dalam negeri membuka peluang meningkatnya taraf perekonomian di negara kita. Seperti Nikel sebagai bahan dasar lithium dalam rangka penyediaan mesin transportasi dan produksi yang berbasis kelistrikan,” paparnya.

Disamping itu, lanjutnya, trend penyediaan sumber energi berbasis Bio Diesel dan Nuklir juga telah dikembangkan di Indonesia. Penguasaan teknologi melalui potensi intelektual anak bangsa telah berhasil selama ini melalui riset-riset yang dikerjakan di universitas-universitas dan perguruan tinggi di tanahair.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *