Tirtanadi Melakukan Pembohongan Publik, Copot Semua Direktur

Medan – kolomnusa.com : Pencopotan Trisno Sumantri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PDAM Tirtanadi oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebagai bentuk bobroknya kinerja di Perusahaan BUMD itu.

Menurut orang nomor satu di Sumut tersebut, kinerja yang ditunjukkan selama ini tidak mampu meningkatkan kualitas layanan. Malah terkesan PDAM Tirtanadi dalam beroperasi menunjukkan semakin menurunnya kualitas air bagi konsumen.

“Seharusnya bukan saja Direktur Utama yang mesti dicopot. Ketiga Direktur dalam struktur Manajerial BUMD itu juga harus diganti. Direktur Airminum, Direktur Air Limbah dan Direktur Administrasi &
Keuangan juga harus menerima konsekuensi buruknya kinerja BUMD ini,” kata Muallim Bahar, SH.Ketua Forum Bantuan Hukum Arya Satya Masyarakat Nusantara Indonesia (FBHA MNI) Prov. Sulawesi Sulawesi
Selatan kepada kolomnusa.com.

Menurut dia, ini sangat ironi sekali. Fokus utama PDAM adalah jasa penyedia airminum dengan kualitas yang baik. Namun bentuk layanan yang diterima masyarakat malah sebaliknya. Lebih ironi karena
dijadikan lahan untuk pencitraan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan mengkampanyekan gratis tagihan air selama masa pandemi Covid- 19 berlangsung.

Tirtanadi Melakukan Pembohongan Publik

“Masyarakat terdampak Covid-19 sangatlah luas, karenanya unsur pimpinan pemerintah dari presiden hingga jajarannya yang paling bawah sangat agresif dalam penanganan pandemi tersebut. Maka ketika terjadi hal-hal yang malah berseberangan dengan hal itu, tentu ini sangat tidak manusiawi,” kata Muallim.

Apalagi tindakan yang mengecewakan masyarakat dilakukan, ujarnya. Hal ini sangat menciderai kehidupan masyarakat yang tengah dilanda kesulitan ekonomi akibat terimbas secara ekonomi.

“Nyatanya pengumuman penggratisan tagihan air minum hanya isapan jempol belaka. BUMD itu bohong dengan melibatkan media massa melalui siaran persnya. Apakah kebohongan disengaja atau ada faktor yang lain? Atau juga telah terjadi sebenarnya kebohongan-kebohongan yang lain di PDAM Tirtanadi?” cecar Mulallim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *