Surat Edaran Politeknik Negeri Medan Hentikan Belajar, Honorer Tidak Dibayar

Medan – kolomuntunusa.com : Diterbitkannya surat edaran bernomor B/402/PL5/PK.01/2020 tentang upaya kampus memutus matarantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Kampus Polmed itu menuai airmata bagi staf honor dosen pengajar. Di tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19, dosen honorer mengelus dada tidak digaji selama
PBM Daring dilakukan.

Proses Belajar Mengajar (PBM) sistem Daring internet menggunakan aplikasi android yang dilakukan sejak 17 maret lalu dianggap Pengelola Politeknik Medan (Polmed) tidak ada samasekali kegiatan. Karenanya staff Dosen Honorer di kampus tersebut harus puas tidak mendapat upah selama pandemi berlangsung.

“Padahal kita staff honorer tetap melaksanakan kegiatan PBM sejak instruksi Mendikbud Nadiem Makarim dikeluarkan. Namun pengelola kampus menganggap kita samasekali tidak mengajar dan tidak mendapat upah selama covid-19 mewabah,” terang salahseorang staf dosen honorer Polmed kepada kolomnusa.com.

Selama ini juga aneh, lanjutnya, Polmed dengan tarif uang kuliah yang mahal dikenakan kepada mahasiswa, namun bagi kami honor yang diterapkan sangat tidak relevan. Terhitung yang diterima sebesar Rp 35 ribu – Rp 40 ribu untuk mengajar per jamnya.

Dengan Uang kuliah yang mahal, target pengajaran yang ketat namun bertolakbelakang dengan perlakuan upah yang diterima para staf dosen honorer di POliteknik Medan tersebut. Apalagi dengan dibandingkan rata-rata honor yang diterima staf dosen honorer kampus lain bisa mencapai Rp 150 ribu perjam nya.

“Saat ini pandemi Covid-19 telah berimbas terhadap sektor ekonomi, sementara kita juga sebagai warga negara dituntut untuk tidak beraktivitas di luar ruangan, semakin berat rasanya tantangan yang kami hadapi mengingat kenyataan kami akhirnya tidak menerima upah selama wabah berlangsung,” katanya sedih.

Politeknik Negeri Medan (Polmed) secara resmi mengeluarkan surat edaran bernomor B/402/PL5/PK.01/2020 tentang upaya kampus memutus matarantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Kampus Polmed itu.

Sayangnya, surat edaran malah berisi penghentian kegiatan secara sepihak tanpa memperhitungkan aspek sosial dan ekonominya. Lebih parah lagi proses belajar mengajar (PBM) sistem daring yang merupakan himbauan Menteri Pendidikan juga dihentikan.

#BerikanSubsidiKuotaInternetKami

#BeriKeringananUKT

#TolongPikirkanNasib
Mahasiswa

#PoliteknikNegeriMedan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *