Pendapmpingan Tranformasi Digital Sekolah SD Panca Budi Melalui Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 Oleh Dosen Teknik Komputer UNPAB

Medan, 11 Juli 2020 – Pandemi Covid-19 mengakibatkan dampak hampir di semua sektor kehidupan. Salah satu yang berdampak sangat besar yaitu sektor Pendidikan.
Sesuai surat edaran Mentri Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pendidikan dalam masa darurat Penyebaran Covid-19
kegiatan belajar mengajar tetap harus berjalan dengan kondisi para siswa tetap berada dirumah sehingga pihak manajemen SD Panca Budi dituntut mendesain media
pembelajaran dengan inovasi dan memanfaatkan media online (daring).

Dalam melakukan langkah percepatan mewujudkan Transformasi Digital Sekolah melalui pembelajaran jarak jauh maka SD Panca Budi melakukan kerja sama dengan dosen Teknik Komputer UNPAB dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) para guru SD Panca Budi dengan salah satunya mengadakan workshop Trasnformasi Digital
Sekolah dan berbagai strategi lainnya.

Menurut Kepala Sekolah SD Panca Budi bapak Ronny Irwanto, S.S “ Ini merupakan momentum dan peluang dalam dunia pendidikan, dalam menerapkan teknologi seiring dengan
tuntutan industri 4.0. Maka dari itu para guru dituntut untuk dapat berinovasi dan mampu menggunakan teknologi dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh dan membuat media
pembelajaran yang menarik bagi para siswa.

PendapmpinganTranformasi Digital Sekolah SD Panca BudiTim Dosen dan Mahasiswa Teknik Komputer UNPAB telah melaksanakan kegiatan Pendampingan Transformasi Digital Sekola kepada para guru dan staf pegawai Sekolah
Dasar (SD) Perguruan Panca Budi Medan berupa workshop dalam menunjang pembelajaran jarak jauh pada masa Pandemi Coid-19 dengan tetap mematuhi dan
menjalankan protokol Covid-19 yang di terapkan SD Panca budi seperti pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan cairan desinfektan, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan handsanitizer, menggunakan masker, menggunakan face shield, dan duduk berjarak satu meter.

Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini salah tujuannya yaitu memberikan pembekalan dan pendampingan terhadap para guru SD Panca Budi dalam
mempersiapkan pembelajaran jarak jauh pada masa Pandemi Covid-19 dengan memberikan workshop pembuatan bahan ajar yang menarik dengan Camtasia dan penggunaan aplikasi kelas video conference seperti zoom, cisco webex, chime, google meet, dll.

Sasaran utama pengabdian ini adalah para guru SD Panca Budi yang akan melalukan pembelajaran daring. Pada kesempatan ini para guru dibekali dengan
pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya peranan teknologi dalam pembelajaran. Para guru diajarkan cara menggunakan berbagai aplikasi kelas video
conference kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan cara membuat bahan ajar yang menarik menggunakan aplikassi Camtasia.

Pada Pelaksanaan pengabdian ini tim juga melibatkan dua orang mahasiswa dari program studi (D3) Teknik Komputer Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB).
Akhyar Lubis, S.Kom., M.Kom menyampaikan transformasi digital didunia pendidikan di era new normal terdiri dari 6 aspek diantaranya tanggung jawab pembelajaran, ruang belajar, metode penyampaian materi, orientasi pembelajaran, peran teknologi dan evaluasi pembelajaran. Transformasi pendidikan di era new normal menuntuk perubahan peran pelaku pendidikan guru, orang tua dan siswa. Sebelumnya tanggung jawab pembelajaran mutlak diguru, di era new normal partisipasi orang tua sangat besar.Ruang belajar yang
tadinya dikelas kini dirumah dan peran Teknologi yang tadinya ragu atau minim yang tadinya dianggap musuh, saat ini menjadi pengganti pembelajaran daring.

Ia menambahkan, ada banyak teknologi dan tools yang dapat digunakan diantaranya kelas menggunakan sistem manajemen pembelajaran, kelas
menggunakan sistem cloud, kelas menggunakan group media sosial seperti whatapps dan telegram, kelas menggunakan team seperti webex teams/microsoft
teams dan menggunakan video conference.

Sri Wahyuni, S.Kom.,M.Kom mengungkapkan, pentingnya pembinaan dan pendampingan kepada para guru agar menggunakan teknologi dalam menunjang
aktifitas pembelajaran pada trasnformasi digital melaui sekolah dan pembuatan bahan ajar yang menarik yang dapat diakses oleh siswa dengan mudah menggunakan internet.
Hasil dari kegiatan ini para guru mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam membuat video bahan ajar yang menarik ini ditunjukan dari hasil
test diakhir sesi dengan menggunakan apliaksi kahoot, kuis menggunakan aplikasi Kahoot ini juga diharapkan dapat di terapkan ke peserta didik nantinya agar dapat
melakukan kuis atau tes secara online.

Menurut Sri Wahyuni Mitra masih memiliki kendala dalam menggunakan aplikasi video conference dan pembuatan video bahan ajar yaitu Sebagian kecil para
guru mengalami kendala karena laptop dan sistem operasi yang kurang mendukung, mungkin ini menjadi perhatian kemendikbud agar memberikan bantuan subsidi laptop
ataupun jenis bantuan lain agar para guru dapat di fasilitasi dalam memiliki laptop dengan spesifikasi yang tinggi dan sesuai dengan kebutuhan industri 4.0.
Sistem pembelajaran jarak jauh menggunakan video conference ini memerlukan bandwith internet yang memadai. Dalam kondisi normal membutuhkan 512kbps, baik
1024kbps, dan sangat baik 1536 kbps.

Jika diasumsikan kegiatan video streaming dalam kondisi baik 1024 kbps berjalan selama durasi 60 menit maka dibutuhkan kuota internet 450 MB. Bisa dihitung berapa kebutuhan paket quota internet yang dibutuhkan dalam pelaksanaan selama pembelajaran sebulan. Hal ini pasti menjadi masalah, oleh karenanya perlu adanya kerjasama dengan operator dan juga peran pemerintah ungkap Akhyar Lubis, S.Kom, M.Kom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *