MKFMNI Eksis di Aceh dan Diterima Masyarakat, “Ridwan Hasan : Junjung Tinggi Aturan & Supremasi Hukum”

Aceh | kolomnusa.com :

Pengurus Majelis Kehormatan Forum Masyarakat Nusantara Indonesia (MKFMNI) provinsi Aceh membuktikan eksistensinya dalam giat keorganisasian di tengah masyarakat. Selain eksistensi tersebut, pengurus MKFMNI Aceh mengajak masyarakat untuk tetap taat pada peraturan dan menjaga persatuan serta kesatuan.

Hal tersebut diungkapkan Drs. Ridwan Hasan Ketua MKFMNI Provinsi Aceh di tengah kegiatan penyerahan berkas pendaftaran Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Kesbangpolinmas Provinsi Aceh. Didampingi Sekretaris Herlin SH MH, penyerahan berkas melalui Kasubbid Ormas Diana Purmasari.

“MKFMNI telah eksis di Provinsi Aceh dan penyerahan berkas kepengurusan SKT di Kesbangpolinmas menunjukkan kita tunduk pada aturan hukum yang berlaku. Dan memang sebagaimana amanat  ADART kita, MKFMNI memiliki fungsi Pemberdayaan Masyarakat sekaligus penegakan di masyarakat. Dengan begitu fokus program kita mewujudkan pembangunan pendidikan, lingkungan dan kebudayaan,” demikian Ridwan Hasan kepada kolomnusa.com Kamis (18/3).

Pada kesempatan tersebut Pengurus MKF-MNI Aceh juga menyampaikan keinginan  untuk bersilaturrahmi  dengan  Kepala  Badan  Kesbangpol   Provinsi  Aceh  Drs. Mahdi Efendi, namun Ibu Diana menyampaikan permohonan maaf karena beliau sedang tidak ada ditempat.

Untuk proses selanjutnya tentang Tata Cara Pemeriksaan Kelengkapan dan Keabsahan  Dokumen Pendaftaran sesuai Permendagri dimaksud pasal 16 dan 17, maka dokumen permohonan SKT MKF-MNI Prov. Aceh dinyatakan lengkap dan dituangkan dalam formulir keabsahan dokumen.

Kemudian proses yang telah dilakukan melalui kesbangpol tersebut menjadi bahan laporan kepada Ketua Umum Pimpinan Nasional MKF-MNI DF. Rangkuti, SE serta sejumlah penasehat dalam kepengurusan di pimpinan nasional organisasi tersebut.

Melalui telepon seluler Ketua Umum DF Rangkuti menyampaikan apresiasi yang besar kepada pengurus MKFMNI Provinsi Aceh sebagai bukti tunduknya kepada aturan hukum yang berlaku serta bentuk keseriusan yang tinggi bagi pengurus dalam rangka membesarkan MKFMNI di tanah Rencong tersebut.

“Jadikan MKFMNI Aceh sebagai mitra Pemerintah Aceh serta mitra sejati TNI-POLRI dalam mewujudkan persatuan dan perekat masyarakat dengan kegiatan-kegiatan positif untuk meningkatkan SDM unggul menuju Aceh Hebat. Ini juga merupakan amanat ADART untuk menjadi terdepan dalam hal pendidikan, budayaan dan lingkungan yang menjadi pokok program secara umum,“ demikian DF. Rangkuti dalam sambutannya kepada Ridwan Hasan.

Pada kesempatan tersebut pula, Sekretaris MKF-MNI Aceh Herlin, SH. MH. menyebut rencana kegiatan jangka pendek pasca keluarnya SKT akan melakukan audiensi dan silaturrahmi dengan Forkopimda Aceh dan lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya dalam Provinsi Aceh guna ta’aruf lembaga serta mensinerjikan program kerja khususnya menyangkut dengan Program Kesejahteraan Sosial masyarakat di Provinsi Aceh. (KN-A)

Total Page Visits: 1733 - Today Page Visits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *