Konflik Lahan Pensiunan PTPN II dengan Manajemen, Kedepankan Faktor Kemanusiaan

MEDAN | kolomnusa.com : Aksi pensiunan PTPN 2 menolak untuk pindah rumah mulai menemui babak baru. Konflik dengan manajemen PTPN II tersebut akhirnya dilakukan dengan aksi pengaduan ke LBH Medan, mengerahkan sejumlah warga yang mayanoritas merupakan Janda dan para manula pensiunan.

Sekretaris Umum Pimnas Majelis Kehormatan Forum Masyarakat Nusantara Indonesia (MKFMNI), Loly Opin Sastue bereaksi atas turun ke jalannya para pensiunan karyawan PTPN II yang dalam keadaan sangat memprihatinkan. Dalam tanggapannya, berharap agar pensiunan dan perusahaan dapat menemukan hasil yang terbaik.

“Mereka ini sebenarnya orangtua kita, dilihat dari usianya yang sepuh. Mestinya usia demikian dalam kondisi tidak lagi terlibat permasalahan yang menyulitkan. Apalagi mereka merupakan pensiunan yang saat usia produktifnya dihabiskan dengan mengabdi
kepada PTPN II,” katanya.

Apalagi, lanjutnya, aksi tersebut melibatkan 11 kepala keluarga (KK) pensiunan PTPN II KC. Kebun Helvetia ke LBH Medan umumnya wanita yang sudah usia lanjut. Bahkan terlihat diantaranya terdapat wanita lansia dengan menggunakan kursi roda.

loly opin saestue

“Kedepankanlah faktor kemanusiaan, jangan hanya memandang kepentingan keuntungan perusahaan semata dengan dalih prospek bisnis. Ketika tak lagi dibutuhkan malah diperlakukan semena-mena,” jelas Loly Opin.

Mengenai penyelesaian dana relokasi lahan perumahan pensiunan, lanjutnya, harus benar-benar sesuai peraturan yang ada. Awasi dengan seksama proses yang dilakukan. Karena pada situasi seperti ini, selalu saja ada pihak yang coba mengambil keuntungan dengan dalih pihak ketiga, agensi, biaya pemotongan dan cara lain-lain.

“Fungsi BUMN adalah pengelolaan SDA melalui perusahaan modal negara demi kemakmuran rakyat. Jadi jelas bukan hanya praktik bisnis kapitalis. Saya akan pertanyakan langsung hal ini kepada Pak Erick Thohir sebagai menteri yang bersangkutan. Juga melibatkan Kepolisian Daerah Sumaera Utara dalam rangka mengawasi prosesnya nanti di lapangan. Awas, jangan coba-coba dengan masyarakat,” paparnya kepada wartawan Jumat (15/1). (JS)

Total Page Visits: 178 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *